Guide
Cara Impor Barang dari Thailand ke Indonesia: 6 Langkah Penting
Banyak pedagang bertanya cara impor barang dari Thailand ke Indonesia karena jarak dekat dan produk berkualitas. Proses impor dapat dikelola dengan baik jika Anda memahami prosedur

Banyak pedagang bertanya cara impor barang dari Thailand ke Indonesia karena jarak dekat dan produk Thailand sudah dikenal luas. Prosesnya dapat dikelola, asalkan Anda memahami susunan kerja yang benar: periksa kategori barang, pilih pemasok, hitung biaya sesungguhnya, kemudian siapkan dokumen. Panduan ini menjelaskan setiap langkah secara praktis untuk importir, distributor dan penjual online.
Langkah 1: Periksa kategori barang dan persyaratan regulasi
Mulai dengan produk, bukan dengan pemasok. Persyaratan impor berbeda sesuai kategori, dan pemeriksaan awal dapat mencegah barang tertahan kemudian. Dapatkan kode HS untuk setiap produk karena kode ini menentukan tarif bea dan izin apa pun yang mungkin diperlukan.
Sebagai referensi awal:
- **Kosmetik thailand.** Produk kosmetik lazimnya perlu didaftarkan ke BPOM sebelum dijual. Jika Anda berencana membawa masuk kosmetik thailand, periksa persyaratan pendaftaran dan siapa yang dapat mengajukannya.
- **Makanan dan minuman.** Periksa regulasi dari Kementerian Kesehatan dan Kementerian Pertanian untuk barang tertentu, termasuk pelabelan dan sertifikasi.
- **Produk herbal thailand.** Beberapa produk herbal thailand mungkin diklasifikasikan sebagai obat tradisional dan memerlukan pendaftaran khusus. Sebutkan kegunaan dan bahan produk saat menanyakan.
- **Barang rumah tangga.** Biasanya lebih mudah, tetapi beberapa produk elektrik atau kimia memiliki persyaratan tersendiri.
Jika pelanggan Anda memperhatikan halal, periksa status produk dan apakah sertifikat diakui oleh LPPOM MUI.
Siapkan daftar ringkas yang berisi nama produk, bahan utama dan kegunaan, karena lembaga atau agen biasanya akan menanyakan detail ini lebih dulu.
Semua informasi ini hanya rujukan karena regulasi dapat berubah. Konfirmasi dengan Bea dan Cukai Republik Indonesia, lembaga terkait atau agen pengiriman berpengalaman sebelum membuat pesanan.
Langkah 2: Pilih jenis pemasok yang sesuai
Setelah kategori jelas, tentukan dari mana Anda ingin membeli. Setiap pilihan membawa keuntungan dan pekerjaan yang berbeda.
**Distributor dan grosir.** Cocok jika Anda menginginkan merek yang sudah dikenal atau kombinasi beberapa kategori dalam satu pesanan. Koordinasi lebih sederhana, tetapi pilihan tergantung pada apa yang mereka tangani. ThaiNex, misalnya, adalah salah satu sumber untuk produk thailand yang mencakup skincare thailand, produk herbal thailand, makanan dan barang rumah tangga, dengan dokumen disediakan sesuai setiap item saat membuat pesanan.
**Produsen.** Lebih cocok jika Anda menginginkan merek sendiri atau spesifikasi khusus. Anda perlu lebih terlibat dalam pengembangan produk, pengemasan dan kontrol kualitas.
**Pasar grosir dan toko di Bangkok.** Berguna untuk melihat tren dan melakukan uji coba kecil. Tanyakan apakah faktur dan dokumen ekspor dapat disediakan karena ini mempengaruhi urusan bea cukai.
**Pasar B2B online.** Memudahkan Anda membandingkan beberapa pemasok sekaligus.
Sebelum membuat keputusan, minta detail perusahaan, daftar produk, tanggal kadaluarsa untuk barang yang mudah rusak dan contoh dokumen. Minta sampel jika perlu. Bandingkan setidaknya beberapa sumber menggunakan pertanyaan yang sama, sehingga jawaban mudah dibandingkan. Keputusan terbaik bukan selalu harga terendah, tetapi kombinasi sumber yang jelas, komunikasi yang baik dan dokumen yang lengkap.

Langkah 3: Pahami Incoterms dan hitung biaya sesungguhnya
Harga produk hanya sebagian dari biaya. Banyak importir baru salah menghitung margin karena hanya melihat harga di faktur.
Mulai dengan **Incoterms**, yaitu istilah yang menentukan siapa menanggung biaya dan risiko di setiap tahap. Dua istilah yang sering ditemui:
- **EXW:** Anda atau agen Anda mengambil barang dari gudang penjual dan mengelola hampir seluruh perjalanan.
- **FOB:** Penjual mengelola barang hingga dimuat ke kapal di pelabuhan yang disepakati, kemudian Anda mengambil alih.
Selanjutnya, cantumkan semua biaya yang mungkin:
- Harga produk dan biaya transfer bank
- Pengemas ulang dan pelabelan, jika perlu
- Pengangkutan dan asuransi
- Biaya agen bea cukai dan penanganan
- Bea masuk dan pajak yang relevan, termasuk pemeriksaan PPh
- Notifikasi, tes atau izin
- Penyimpanan, pengiriman domestik dan biaya platform
Jika barang memenuhi syarat, Sertifikat Asal **Form D** di bawah ATIGA dapat memberikan keuntungan tarif untuk barang ASEAN. Kelayakan tergantung pada produk dan aturan asal, jadi tanyakan kepada pemasok dan agen bea cukai Anda.
Bagi total biaya dengan jumlah unit untuk mendapatkan biaya sesungguhnya per unit. Baru kemudian Anda tetapkan harga jual dengan percaya diri. Minta penawaran tertulis agar mudah membandingkan pilihan, dan ulangi perhitungan ini setiap kali kuantitas berubah.
Langkah 4: Pilih jalur pengiriman
Indonesia dan Thailand berbagi batas geografis, jadi Anda memiliki lebih banyak pilihan dibandingkan banyak negara lain. Pilihan terbaik tergantung pada jenis barang, nilai, kuantitas dan seberapa cepat Anda membutuhkannya.
**Darat.** Sering dipertimbangkan untuk pengiriman ke Pulau Jawa dan Sumatera melalui jalur perbatasan. Cocok untuk banyak barang konsumen, tetapi periksa kondisi muatan, penanganan dan dokumen.
**Laut.** Lebih cocok untuk pesanan besar dan barang berat, terutama ke Kalimantan, Sulawesi atau Indonesia Timur. Rencanakan lebih awal karena melibatkan pelabuhan, kontainer dan penanganan tambahan.
**Udara.** Cocok untuk barang bernilai tinggi, sampel atau pengiriman mendesak. Biayanya biasanya lebih tinggi.
**Kurir.** Praktis untuk sampel dan pesanan kecil. Jangan anggap pesanan kecil bebas dari pengawasan, terutama untuk produk terregulasi.
Saat berbicara dengan forwarder, sebutkan kategori produk, berat, volume, kemasan dan tujuan akhir. Tanyakan siapa yang mengurus pernyataan bea cukai dan bagaimana barang akan disimpan selama perjalanan. Kosmetik thailand dan makanan mungkin sensitif terhadap panas, oleh itu minta saran tentang pengemasan.
Waktu dan biaya sesungguhnya akan dikonfirmasi saat penawaran, tergantung pada produk dan jalur, jadi berikan periode cadangan dalam perencanaan stok Anda. Untuk pesanan pertama, pertimbangkan pengiriman yang lebih kecil sehingga Anda dapat menilai jalur dan penanganan sebelum menambah kuantitas.

Langkah 5 dan 6: Dokumen, bea cukai dan penerimaan barang
Dokumen yang tepat memudahkan pelepasan barang. Set biasa mencakup:
- **Faktur komersial**, dengan deskripsi produk yang akurat
- **Daftar kemasan**, termasuk jumlah karton dan berat
- **Dokumen pengangkutan**, seperti bill of lading atau air waybill
- **Sertifikat Asal**, seperti Form D jika relevan
- **Izin atau persetujuan**, sesuai kategori produk
Di Indonesia, pernyataan impor lazimnya dibuat melalui sistem bea cukai menggunakan Pemberitahuan Impor Barang (PIB), dan banyak importir menunjuk agen bea cukai untuk tujuan ini. Pastikan perusahaan Anda memiliki pendaftaran dan akun yang diperlukan. Tanyakan kepada agen Anda persyaratan terkini karena prosedur dapat berubah.
Pastikan deskripsi pada faktur sesuai dengan barang sesungguhnya. Mendeklarasikan nilai atau isi secara tidak akurat dapat mengakibatkan denda dan keterlambatan, dan bukan cara yang baik untuk membangun bisnis jangka panjang.
Saat barang tiba, ambil foto karton sebelum dibuka. Periksa kuantitas, kerusakan, tanggal kadaluarsa dan nomor batch. Bandingkan dengan sampel dan laporkan masalah secara tertulis kepada pemasok dan forwarder sesegera mungkin.
Simpan semua dokumen dengan teratur untuk keperluan pajak, audit dan pesanan berikutnya. Setelah menyelesaikan satu pengiriman, catat biaya dan masalah sesungguhnya. Catatan ini akan memudahkan Anda merencanakan impor berikutnya. Bagikan umpan balik itu dengan pemasok dan forwarder Anda sehingga masalah yang sama dapat dihindari.
Butuh dukungan ahli?
Tinggalkan data Anda, tim kami akan menghubungi.
FAQ
Pertanyaan umum
Apakah saya memerlukan lisensi untuk impor barang dari Thailand?
Tergantung pada kategori barang dan cara Anda berbisnis. Banyak barang tidak memerlukan izin khusus, sementara kosmetik thailand, makanan dan produk kesehatan dapat memiliki persyaratan tersendiri. Periksa dengan Bea dan Cukai Republik Indonesia, lembaga terkait atau agen bea cukai sebelum membuat pesanan sehingga Anda mengetahui persyaratan terkini.
Bisakah saya mulai dengan pesanan kecil?
Banyak importir memilih untuk memulai kecil-kecilan guna menguji pasar dan kualitas. Persyaratan pesanan tergantung pada produk dan pemasok, jadi bagikan rencana Anda saat meminta penawaran harga. Hitung juga biaya pengiriman per unit karena pesanan kecil kadang-kadang memiliki biaya per unit yang lebih tinggi.
Apa kegunaan Form D saat impor dari Thailand?
Form D adalah Sertifikat Asal yang digunakan di bawah ATIGA dan dapat membantu mendapatkan keuntungan tarif jika barang memenuhi aturan asal. Tidak semua produk secara otomatis memenuhi syarat. Tanya pemasok apakah dokumen ini dapat disediakan, kemudian konfirmasi dengan agen bea cukai Anda sebelum pengiriman.
Disusun oleh tim ThaiNex untuk tujuan informasi. Beberapa tautan dapat mengarah ke mitra yang direkomendasikan.
Artikel
Artikel terkait

Produk Thailand Borong Malaysia: Panduan Pilih Kategori dan Sumber
Mencari produk Thailand borong Malaysia sering kali bermula dengan senarai harga, tetapi keputusan yang lebih baik bermula dengan kategori, pelanggan dan dokumen. Panduan ini memba

Best Thai Products to Sell Online in the Philippines: A Sourcing Guide for Resellers and Distributors
Thai goods have a loyal following among Filipino shoppers — from brightening creams and sunscreens to inhalers, balms, instant noodles and seaweed snacks. For sellers on Shopee, La

Thai Cosmetics Importer Requirements: Philippines FDA Explained
Most first shipments of Thai beauty products are not stopped because the goods are wrong. They are stopped because the paperwork behind them is incomplete.

Thai Skincare Distributor India: A Buyer's Sourcing Guide
Searching for a Thai skincare distributor for India surfaces three very different kinds of company, and choosing the wrong kind costs months

What Sells Best From Thailand: Cosmetics, Snacks or Herbal?
Buyers ask what sells best from Thailand expecting one answer, but cosmetics, snacks and herbal products behave like three different

Sourcing from Thailand: A Practical Guide for Importers and Distributors
Thailand has become one of the most reliable sourcing hubs in Southeast Asia, thanks to its mature manufacturing base in cosmetics, food, wellness, and household goods. But sourcin
